Profil Ciputra – Raja Property Indonesia

Ciputra adalah seorang pengusaha sukses yang juga merupakan jejeran orang terkaya di Indonesia. Ciputra mempunyai nama lahir Tjie Tjin Hoan. Beliau lahir di Parigi, Sulawesi Tengah pada tanggal 24 Agustus 1931. Ia sangat dikenal oleh pebisnis property karena dirinya memang focus dengan bisnis property. Beberapa perusahaannya adalah Jaya Group, Metropolitan Group, dan Ciputra Group.

Keluarga

Sejak kecil, Ciputra sudah merasakan kesedihan yang luar biasa karena Bapaknya yang bernama Tjie Siem Poe ditangkap oleh orang yang tak dikenal karena dianggap mata-mata Belanda / Jepang. Ia akhirnya menikah dengan seorang wanita yang bernama Dian Sumeler dan dikaruniai 4 orang anak. Anaknya adalah Rina Ciputra, Junita Ciputra, Cakra Ciputra, dan Candra Ciputra

Pendidikan

Ciputra sekolah di SMP dan SMA yang sama yaitu Frater Don Bosco di Manado. Setelah menamatkan sekolahnya di Manado, Ciputra lalu melanjutkan studinya ke Institut Teknologi Bandung. Ia berhasil mendapatkan gelar insinyur pada tahun 1960. Pada tahun 2006, Ciputra berhasil membangun sebuah Universitas yaitu Universitas Ciputra. Ciputra sangat menginginkan lulusan dari sekolahnya tersebut bisa menjadi seorang pengusaha.

Bisnis

Setelah berhasil menamatkan kuliahnya di ITB Bandung, Ciputra memutuskan untuk menjadi seorang entrepreneur dan ia mengawali bisnisnya di Jaya Group. Jaya Group merupakan sebuah perusahaan daerah di DKI Jakarta milik Pemda DKI. Ia menjabat sebagai direksi dan kemudian beralih ke penasihat. Ciputra saat bekerja di Jaya Group memberikan sebuah inovasi yang cukup membanggakan yaitu pembangunan proyek Ancol.

Lalu Ciputra bersama dengan Sudono Salim, Sudwikatmono, Djuhar Sutanto, dan Ibrahim Risjad mendirikan sebuah perusahaan yang bernama Metropolitan Group. Metropolitan Group merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pembangunan perumahan mewah. Perusahaan Metropolitan Group sudah berhasil membangun beberapa perumahan mewah di Jakarta antara lain adalah Pondok Indah dan Kota Mandiri Bumi. Ciputra menjadi direktur utama di perusahaan Jaya Group dan menjadi Presiden Komisaris di Metropolitan Group.

Selain itu, Ciputra juga mempunyai beberapa perusahaan andalan yang dimilikinya. Dari beberapa usaha tersebut, yang kini sedang menjadi perhatian umum adalah perusahaan Pondok Indah, Bumi Serpong Damai, dan Ciputra Development. Ketiga perusahaan tersebut memang fokus pada bidang property dan kini perusahaan tersebut menjadi perusahaan besar di Indonesia. Perusahaan tersebut sudah mempunyai anak perusahaan masing-masing lebih dari 40 anak perusahaan. Bahkan asetnya sudah ada yang di luar negeri.

Sebenarnya bisnis dari Ciputra pernah mengalami masa-masa yang sangat sulit. Masa-masa sulit itu terjadi pada tahun 1997 yaitu pada saat terjadi krisis ekonomi yang mengakibatkan bisnisnya hampir tutup. Sebenarnya ada yang sudah ditutup oleh pemerintah yaitu Bank Ciputra karena dianggap tidak layak. Namun Ciputra mendapatkan sebuah kemudahan yaitu mendapat diskon bunga dari bank dan pemerintah. Akhirnya beliau bisa membangun kembali bisnisnya yang sempat mengalami kemerosotan hingga menjadi maju dan sukses.

Kekayaan

Keberhasilan Ciputra dalam mengolah bisnisnya membuat beliau menjadi konglomerat di Indonesia. Usahanya dalam membangun bisnis property ini tidak sia-sia. Pada tahun 2010, majalah Forbes menobatkan Ciputra sebagai orang terkaya di Indonesia urutan ke 29 dan pada tahun 2011, posisi Ciputra naik ke posisi 27. Untuk harta kekayaan yang dimiliki, majalah Forbes mencatat harta kekayaan Ciputra adalah mencapai 950 juta dollar Amerika Serikat. Mungkin jika dikonversikan ke mata uang rupiah, kekayaan dari Ciputra mencapai 9 trilliun lebih. Demikian biografi singkat Ciputra.