Profil Putera Sampoerna - Generasi Ketiga PT HM Sampoerna


Putera Sampoerna adalah salah satu pengusaha yang sangat sukses di Indonesia. Beliau terkenal sebagai presiden ketiga dari perusahaan PT. HM Sampoerna. Putera Sampoerna lahir di Schiedam, Belanda pada 13 Oktober tahun 1947. Dengan kesuksesannya, beliau dinobatkan sebagai salah satu orang yang paling kaya di Indonesia. Lulusan University of Houston, Texas ini dikaruniai oleh empat orang anak. Berikut adalah profil dari Putera Sampoerna yang kesuksesannya bisa menginspirasi banyak orang.

Keluarga

Putera Sampoerna adalah putra dari Liem Swie Ling atau Aga Sampoerna dan cucu dari Liem Seeng Tee pendiri perusahaan rokok yang saat ini mendulang sukses tersebut. Beliau memiliki seorang istri bernama Kathleen C. Liem yang dikaruniai dengan empat orang anak. Putera Sampoerna tentunya memiliki ambisi yang sama dengan para pendahulunya untuk menjadikan PT HM Sampoerna menjadi salah satu perusahaan rokok yang sangat sukses di Indonesia. Oleh karena itu, beliau pun mendidik keempat orang anaknya untuk tetap menjadi pribadi yang rendah hati dan menghargai apa yang mereka miliki.

Kekayaan

Putera Sampoerna adalah generasi ketiga yang saat ini memegang Sampoerna. Beliau termasuk orang terkaya di Indonesia dan mendapati peringkat ke sepuluh dengan kekayaan US$ 2,3 miliar atau setara dengan Rp.21,85 triliun (kurs 9.500) menjelang akhir tahun 2012. Tentunya hal ini dilakukan dengan cara kerja keras yang tidak pernah berhenti. Beliau tidak langsung ikut dalam bisnis keluarga, namun awalnya Putera Sampoerna mengelola perusahaan kelapa sawit milik salah satu pengusaha di Malaysia bersama dengan istrinya. Baru setelah beberapa tahun setelah itu, beliau kembali ke Surabaya untuk menjalankan kembali perusahaan keluarganya, yaitu PT HM Sampoerna.

Bisnis dan Perusahaan

Putera Sampoerna tentunya memegang peran penting pada perusahaan setelah diangkat oleh ayahnya menjadi CEO (Chief Executive Officer) PT HM Sampoerna. Tentunya beliau tidak hentinya mengembangkan perusahaan dengan berbagai cara termasuk mengajak perusahaan-perusahaan dari mancanegara untuk bergabung dalam perusahaan dan mengembangkan bisnis mereka. Pada awalnya, Putera tidak hanya mengembangkan perusahaan keluarganya saja, namun juga mencoba mencari peluang dengan bisnis lain seperti supermarket Alfa dan juga sempat mendirikan sebuah bank yaitu Bank Sampoerna namun sayangnya yang satu ini tidak berhasil. Selain itu, Putera Sampoerna juga memiliki perusahaan judi di Gibraltar yang bernama Mansion. Ada juga sebuah kasino yang dibeli oleh beliau dengan harga 120 juta poundsterling yang teletak di London, Inggris.

Pendidikan  dan Riwayat Hidup

Lahir di Scheidam, Belanda tidak membuatnya lalu menimba sekolah di negara tersebut. Putera Sampoerna memilih untuk bersekolah di Hong Kong yaitu di Diocesan Boys School, dilanjutkan di Carey Grammar High School yang bertempat di Melbourne, dan akhirnya memutuskan untuk menimba ilmu di University of Houston di Texas. Putera bertemu dengan Kathleen C. Liem, seorang warga negara Amerika Serikat keturunan China dan bersama-sama mereka menjalankan perusahan kelapa sawit milik pengusaha dari Malaysia. Setelah itu, beliau memutuskan untuk kembali ke Surabaya dan membantu perusahaan ayahnya, dan menggantikan posisinya setelah ayah dan kakaknya meninggal, sampai sekarang. Tentunya berbagai macam inovasi baru sudah diciptakan untuk membuat produk rokoknya berbeda dari yang lainnya. Dan tentunya dengan kesuksesan yang dimiliki, Putera Sampoerna tidak akan berhenti begitu saja dan terus memajukan perusahaannya.

Demikian biografi singkat Putera Sampoerna, generasi ketiga pemegang tampuk kepemimpinan PT HM Sampoerna.

Kembali ke atas