Profil Sudhamek – Orang di Balik Kesuksesan Garuda Food

Sudhamek merupakan seorang konglomerat yang lahir dari keluarga terpandang, keluarganya memiliki bisnis pengolahan kacang kulit yang cukup terkenal. Maka tidak heran jika ia selalu hidup berkecukupan. Sudhamek adalah bungsu dari sebelas bersaudara, yang terdiri dari tujuh laki-laki dan empat perempuan. Ia lahir pada 20 Maret 1956, di Rembang, Jawa Tengah.

Yang mengherankan adalah, meskipun ia hidup penuh kekayaan yang berlimpah, namun Sudhamek justru lebih suka keluar dari zona aman itu dan mencari tantangan baru untuk membangun bisnisnya sendiri. Itulah sebabnya, Sudhamek patut dijadikan sebagai contoh untuk orang-orang yang sekarang ini masih saja tergantung pada orang tua mereka dan masih membanggakan kekayaan mereka, meski itu bukan dari hasil jerih payah mereka sendiri.

Pendidikan

Berbicara mengenai pendidikan, Sudhamek merupakan salah satu tokoh yang selalu mengutamakan pendidikan. Ia tidak hanya menyelesaikan pendidikan hingga sarjana di bidang ekonomi, pada tahun 1981; namun juga telah menyelesaikan kuliahnya hingga sarjana dibidang hukum pada tahun 1982 di Universitas Satya Wacana, Salatiga. Itulah mengapa Sudhamek begitu cakap dalam banyak hal; karena, memang dari awal ia telah berpedoman, bahwa ia harus menjadi seorang yang professional dengan banyak menimba ilmu dan pengalaman sebelum masuk dalam dunia bisnis.

Ketika ia berasil menyelesaikan pendidikan di bangku kuliah, Sudhamek tidak langsung bergabung dengan bisnis dan perusahaan yang didirikan oleh mendiang ayahnya, Darmo Putro, yaitu PT. Tudung Putra Jaya, yang berdiri sejak tahun 1958. Ia justru meniti karirnya pada perusahaan lain demi menimba pengalamannya.

BACA JUGA:  Profil Eka Tjipta Widjaja - Hanya Tamat Sekolah Dasar

Perusahaan pertamanya adalah PT. Gudang Garam Tbk; dari sinilah Sudhamek menimba ilmu dan pengalaman selama delapan tahun di pabrik rokok tersebut. Pada akhirnya ia berhasil mencapai  jabatan Presiden Direktur di PT. Trias Santosa Tbk, yang tidak lain merupakan salah satu anak dari perusahaan PT. Gudang Garam Tbk. Meski begitu, sayang sekali prestasi tersebut ternyata belum juga membuat Sudhamek puas. Dari situlah, kemudian ia melanjutkan karirnya di tahun 1991 hingga 1994 dengan bergabung pada Djuhar Group sebagai Executive Director. Di waktu bersamaan, ternyata Sudhamek juga mendirikan sebuah sekolah bernama Central Sevilla National Plus School dan berkiprah di PT. Posnesia Stainless Steel Industry dengan jabatan sebagai Wakil Presiden. Akhirnya di tahun 1994, barulah ia masuk kembali ke dalam bisnis dan perusahaan keluarganya dengan menjadi CEO Garuda Food di bulan Oktober.

Bisnis dan perusahaan

Ketika Sudhamek memasuki bisnis dan perusahaan keluarganya, usaha keluarganya menjadi berubah. Dengan berbekal pengalamannya yang mampu menggunakan taktik distribusi yang ia pelajari dari perusahaan rokok PT. Gudang Garam, dalam waktu yang singkat beliau mampu merajai pemasaran bisnis dan perusahaan keluarganya. Ini berkat penjualannya yang langsung melejit ketika perusahaan tersebut dipegangnya selama hampir 15 tahun.

Bahkan, kacang yang sebelumnya dianggap hanya sebagai kudapan sepele, tetapi dengan kegigihan dan ketangguhan Sudhamek dalam mengelola bisnisnya, kini kacang jualannya tersebut mampu menyebar masuk pasaran di berbagai modern market. Tidak hanya itu, ia mampu melakukan inovasi dan memproduksi kudapan lainnya, seperti biskuit Gery di tahun 1997, kemudian Okky Jelly Drink di tahun 1998, hingga ke makanan dan minuman sehat lainnya; baik itu dalam bentuk snack, makanan instan, ataupun minuman instan. Maka tak heran jika dalam masa sepuluh tahun terakhir, Garuda food mampu menjadi brand bagi 80-an jenis produk yang berbeda.

BACA JUGA:  10 Orang Terkaya Indonesia Di Bawah Umur 30

Kekayaan

Tidak diragukan lagi karena manuver bisnisnya yang hebat, kekayaan Sudhamek kini melejit hingga US$ 760 juta, dan ini membuatnya berhasil menduduki posisi ke 38 dalam daftar 40 orang terkaya di Indonesia versi Forbes.

Demikian biografi singkat Sudhamek, pengusaha yang berhasil membesarkan bisnis keluarganya dengan berbagai pengalaman yang dimilikinya selama bekerja di perusahaan-perusahaan besar.

You may also like...

Artikel Menarik Lainnyaclose